Proyek Hotmix yang Dikerjakan saat Hujan di Pakapk Bharat Berongga dan Terkelupas
- account_circle infokitaid
- calendar_month Sel, 6 Okt 2026
- visibility 102

Peningkatan ruas Jalan Simpang Sukarami–Salak.(Harapan)
PAKPAK BHARAT, infokita.co – Pekerjaan pengaspalan (hotmix) pada proyek peningkatan ruas Jalan Simpang Sukarami–Salak senilai Rp17,6 miliar kini menuai sorotan warga. Meski baru selesai dikerjakan, permukaan jalan tersebut masih terlihat berongga, bergelombang, dan di beberapa titik mulai terkelupas.
Berdasarkan pantauan media di lapangan, kondisi permukaan jalan yang berongga terlihat mulai dari area gapura hingga titik akhir pembangunan hotmix di Dusun Santar Jehe. Kerusakan berupa kelupasan aspal membuat air berpotensi meresap ke bawah konstruksi jalan, yang dikhawatirkan dapat mempercepat kerusakan infrastruktur tersebut.
J. Sinamo, warga setempat, mengungkapkan bahwa pengaspalan sebenarnya telah dilakukan sebanyak dua lapis. Namun, kualitas hasil akhirnya dinilai kurang memuaskan dan patut dipertanyakan.
“Pekerjaan hotmix ini sudah dua lapis, tetapi permukaannya masih berongga. Kerusakan ini terlihat jelas mulai dari Dusun Santar Jehe sampai Dusun Santar Julu, Desa Silima Kuta, Kecamatan Tinada,” ujar Sinamo.
Sebelumnya, infokita.co sempat memberitakan proses penghamparan hotmix yang diduga tetap dilanjutkan saat cuaca hujan. Hingga berita ini diturunkan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek tersebut masih belum memberikan klarifikasi terkait pelaksanaan pengaspalan di tengah kondisi hujan.
Melihat kondisi jalan yang berongga dan bergelombang di sepanjang jalur tersebut, warga meminta pihak dinas terkait dan kontraktor pelaksana segera melakukan perbaikan total atau membongkar kembali bagian yang rusak. Langkah ini dinilai penting agar mutu jalan sesuai dengan spesifikasi teknis demi keamanan dan kenyamanan para pengguna jalan.
Reporter: Harapan
Editor: Iwan
- Penulis: infokitaid
