Tingkatkan Kesiapsiagaan, 70 Personel PLN Pematangsiantar Ikuti Simulasi Darurat
- account_circle infokitaid
- calendar_month Kam, 17 Sep 2026
- visibility 44

Personil PLN UP3 Pematangsiantar melakukan simulasi tanggap darurat.(Hegi)
SIANTAR, infokita.co — Tidak hanya berfokus pada keandalan pasokan listrik, keselamatan seluruh personel juga menjadi prioritas utama PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pematangsiantar. Guna memperkuat budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), PLN UP3 Pematangsiantar menggelar Pelatihan dan Simulasi Tanggap Darurat pada Rabu (16/9/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh 70 peserta gabungan yang meliputi pegawai PLN, Tenaga Alih Daya (TAD), petugas Pelayanan Teknik (Yantek), security, cleaning service, hingga petugas gudang. Keterlibatan seluruh elemen ini penting untuk memastikan setiap orang memahami perannya saat situasi darurat terjadi.
Dalam pelatihan ini, PLN menggandeng dua institusi ahli di bidang penanganan bencana dan keamanan. Untuk mengantisipasi bencana alam dan kebakaran gedung, PLN bekerja sama dengan Safindo Raya dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Pematangsiantar. Para peserta dibekali teori serta simulasi langsung dalam menghadapi skenario gempa bumi, angin puting beliung, banjir, hingga pemadaman api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
Sementara untuk penanganan ancaman keamanan, PLN UP3 Pematangsiantar merangkul Brimob Polri Pematangsiantar. Personel Brimob memberikan pembekalan praktis terkait penanganan situasi huru-hara dan potensi ancaman teror bom. Selain itu, peserta juga dilatih mengenai prosedur evakuasi, Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K), teknik komunikasi saat kondisi kritis, serta pengamanan area.
Mewakili Manager UP3 Pematangsiantar, Asman Niaga dan Pemasaran Reagen CH Saragih menegaskan bahwa kesiapsiagaan harus dibangun secara konsisten dan terencana.
“Kesiapsiagaan bukan hanya tentang mengetahui apa yang harus dilakukan, tetapi juga bagaimana kita dapat bertindak dengan cepat, tepat, dan terkoordinasi ketika menghadapi keadaan darurat. Melalui pelatihan ini, kita berharap seluruh peserta mampu menjaga keselamatan diri maupun lingkungan kerja,” ujar Reagen.
Ia menambahkan bahwa pelibatan seluruh unsur pekerja merupakan kunci utama dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan kondusif. Bagi PLN, simulasi ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan sarana evaluasi untuk menguji efektivitas standar operasional prosedur (SOP) tanggap darurat yang ada.
Melalui simulasi ini, PLN UP3 Pematangsiantar berkomitmen menjaga keamanan lingkungan kerja sekaligus memastikan keandalan pelayanan kelistrikan bagi masyarakat tetap optimal di segala kondisi.
Reporter: Hegi
Editor: Iwan
- Penulis: infokitaid
