Tingkatkan Cita Rasa Kopi Lokal, PT DPM Bawa UMKM Dairi Naik Kelas
- account_circle infokitaid
- calendar_month Sen, 7 Sep 2026
- visibility 64

PT DPM gelar pelatihan pengolahan kopi bagi kelompok UMKM binaan Sinaok dari Desa Tuntung Batu, Kecamatan Silima Pungga Pungga, Kabupaten Dairi.(Iwan)
DAIRI, infokita.co – PT Dairi Prima Mineral (PT DPM) terus berkomitmen mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya. Langkah nyata ini diwujudkan melalui pelatihan pengolahan kopi dengan teknik roasting(pemanggangan) modern bagi kelompok UMKM binaan Sinaok dari Desa Tuntung Batu, Kecamatan Silima Pungga Pungga, Kabupaten Dairi.
Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) CSR PT DPM ini mengusung tema “Mendorong Kemandirian Ekonomi dan Meningkatkan Kualitas Produk Lokal”. Pelatihan digelar di Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kopi Barung-Barung, Kelurahan Bintang Hulu, Kecamatan Sidikalang, pada Senin (7/9/2026).
Fokus utama pelatihan ini adalah meningkatkan keterampilan anggota Kelompok Sinaok dalam memilih biji kopi, memisahkan kualitas (sorting), hingga menguasai teknik pemanggangan. Penerapan teknologi dan teknik yang tepat diharapkan mampu membuat proses pengolahan lebih terukur, sehingga menghasilkan kopi dengan cita rasa dan kualitas yang konsisten.
Kepala Dinas Perindagkop Kabupaten Dairi, Fatimah Boangmanalu, menyampaikan bahwa sebelumnya Kelompok Sinaok membeli biji kopi dari petani lokal Desa Tuntung Batu dan mengolahnya secara manual.
“Melalui pelatihan ini, mereka diajari teknik pengolahan yang tepat, seperti pengaturan tingkat panas api agar biji kopi tidak gosong, sehingga cita rasanya meningkat drastis dibanding sebelum belajar,” ujar Fatimah.
Fatimah menambahkan, saat ini pemasaran Kopi Sinaok masih terbatas di wilayah Sidikalang. Namun, dengan peningkatan kualitas rasa, produk ini diharapkan mampu menembus pasar yang lebih luas. Pemkab Dairi juga siap memberikan pendampingan lanjutan.
“Kami akan bantu dari sisi pemasaran, legalitas usaha, kemasan produk, hingga pengurusan sertifikasi halal,” tegasnya.
Sementara itu, perwakilan Eksternal PT DPM, Meri Tinambunan, menjelaskan bahwa Kelompok Sinaok berada di wilayah ring satu operasional perusahaan. Berdasarkan hasil pemetaan (mapping), kelompok ini dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang.
“Mereka sudah berproduksi secara mandiri, namun selama ini masih menyangrai kopi secara manual. Kami ingin mereka naik kelas. Melalui pelatihan ini, kami berharap ke depannya pengolahan kopi mereka bisa menggunakan teknologi yang lebih canggih,” ungkap Meri.
Dukungan senada disampaikan oleh Deputy External Relation PT DPM, Baiq Idayani. Ia menegaskan komitmen perusahaan untuk terus mendampingi penguatan kapasitas UMKM lokal agar memiliki nilai tambah dan daya saing di pasaran.
“Kami berharap kelompok binaan Sinaok tidak hanya memiliki keterampilan dasar yang lebih baik, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas produknya hingga bersaing dengan merek kopi lain yang sudah dikenal di pasar,” kata Baiq.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam keberlanjutan program pemberdayaan ini.
“Kami percaya sinergi antara PT DPM, Pemerintah Kabupaten Dairi melalui Disperindakop dan Dekranasda, serta pelaku usaha lokal seperti Barung-Barung Coffee menjadi kunci agar pemberdayaan UMKM berjalan berkelanjutan dan memberi dampak ekonomi nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.
Reporter: Iwan
Editor: Gib
- Penulis: infokitaid
