PT DPM Latih Warga Dairi Rintis Usaha Mandiri
- account_circle infokitaid
- calendar_month Sel, 4 Agu 2026
- visibility 132

Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), PT DPM melalui Pelatihan pertukangan kayu bagi warga.(ist)
DAIRI, infokita.co – PT Dairi Prima Mineral (PT DPM) kembali memperkuat komitmennya dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya. Melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), PT DPM menggelar dua pelatihan keterampilan sekaligus di wilayah lingkar tambang, yakni pelatihan pertukangan kayu serta pelatihan pembuatan olahan makanan bagi kelompok perempuan.
Rangkaian program pemberdayaan ini disusun berdasarkan hasil pemetaan kebutuhan masyarakat (needs assessment) oleh tim Corporate Social Responsibility (CSR) PT DPM, sehingga materi yang diberikan selaras dengan potensi ekonomi lokal serta membuka peluang usaha yang berkelanjutan.
Tingkatkan Keterampilan Teknis dan Manajemen Usaha
Pelatihan pertukangan kayu telah dilaksanakan pada 23 Juli 2026 dengan melibatkan 12 peserta yang telah memiliki dasar pertukangan dari empat desa, yaitu Desa Tungtung Batu, Polling Anak-Anak, Longkotan, dan Bongkaras. Dalam kegiatan ini, PT DPM bermitra dengan Toko Furnitur Dalihan Natolu di Parongil (PT Karya Total Mandiri) dengan menghadirkan Pak Dayan sebagai fasilitator.
Para peserta dibekali materi komprehensif, mulai dari pengenalan peluang usaha, pengoperasian alat manual maupun elektrik, pemahaman jenis kayu, hingga pembuatan produk mebel seperti kursi, meja, lemari, kusen, kanopi, dan kerajinan kayu.
Sementara itu, pelatihan pembuatan keripik dan kue basah digelar pada 27–28 Juli 2026 yang diikuti oleh sekitar 26 kelompok perempuan dari desa-desa sekitar. Menggandeng fasilitator mitra Disperindagkop Kabupaten Dairi, para peserta diajarkan memproduksi keripik singkong, keripik pisang, serta jajanan basah seperti kue tart, brownies, dan bolu tape.
Tidak hanya berfokus pada teknik produksi, kedua pelatihan tersebut juga membekali seluruh peserta dengan analisis prospek pasar, strategi pemasaran, dan tata kelola usaha agar kelompok binaan mampu berkembang secara mandiri dan profesional.
Komitmen Perusahaan dan Sambutan Positif Warga
Chief Legal and External Relations PT Dairi Prima Mineral, Radianto Arifin, menegaskan bahwa inisiatif CSR ini merupakan langkah awal dari program pemberdayaan kelompok usaha binaan perusahaan.
“Inovasi program CSR ini kami hadirkan agar masyarakat memiliki keahlian praktis yang bernilai ekonomi. Kami melihat antusiasme peserta sangat tinggi dan berharap pelatihan ini menjadi ruang berbagi pengalaman dengan para pelaku usaha lokal, sehingga menghasilkan produk yang bernilai tambah, berdaya saing, serta mendorong kemandirian ekonomi,” ujar Radianto.
Manfaat program ini dirasakan langsung oleh para peserta. Sahmin Bako, peserta pelatihan pertukangan kayu asal Dusun Sopokomil, mengaku mendapat banyak ilmu baru dan motivasi untuk memajukan usaha pertukangan di desanya.
Apresiasi serupa disampaikan oleh Vivi Aprianti, peserta pelatihan pembuatan kue dari Desa Tungtung Batu. “Kami jadi punya keterampilan baru untuk merintis usaha rumahan dan membantu menambah pendapatan keluarga. Terima kasih kepada PT DPM yang telah menghadirkan program pemberdayaan yang sangat sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tuturnya.
Reporter: Iwan
Editor: Gib
- Penulis: infokitaid
