Hijaukan Siantar! GAMKI Bagikan 2.000 Bibit Pohon Buah Gratis di 8 Kecamatan
- account_circle infokitaid
- calendar_month Sab, 1 Agu 2026
- visibility 113

Ketua GAMKI kota Pematangsiantar (kemeja hitam, tengah) menyerahkan bibit pohon kepada perangkat pemerintah mewakili warga di salah satu Kecamatan.(ist)
SIANTAR, infokita.co – Langkah nyata untuk menghadirkan Pematangsiantar yang lebih sejuk dan asri terus digelorakan oleh generasi muda. DPC Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kota Pematangsiantar secara resmi membagikan 2.000 bibit pohon buah gratis yang disebar secara merata ke 8 kecamatan di seluruh wilayah Siantar.
Aksi ekologi ini tidak hanya menyasar pekarangan rumah warga, tetapi juga didistribusikan ke gereja-gereja lokal. Langkah ini diambil untuk menumbuhkan kembali budaya menanam serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan.
Ketua DPC GAMKI Pematangsiantar, Jon Roi Tua Purba, menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar kegiatan seremonial pembagian bibit belaka, melainkan panggilan moral untuk merawat bumi bersama-sama.
“Kami ingin membangun gerakan ekologi berbasis masyarakat. Bibit ini kami berikan secara gratis, dan harapan besar kami, para penerima mau merawatnya dengan sungguh-sungguh hingga kelak berbuah,” ujar Jon kepada awak media, Sabtu (1/8/2026).
Pria yang juga berprofesi sebagai dosen di salah satu perguruan tinggi di Siantar ini menambahkan, aksi penghijauan merupakan tanggung jawab bersama. Hal ini makin mendesak mengingat maraknya fenomena cuaca ekstrem serta makin menyusutnya Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kawasan perkotaan.
GAMKI menargetkan agar setiap rumah warga yang memiliki halaman minimal menanam satu pohon buah. Selain menciptakan kesejukan udara, keberadaan pohon di pekarangan terbukti mampu:
-Meningkatkan resapan air untuk meminimalisasi risiko banjir.
-Menjaga struktur tanah guna mencegah pergeseran tanah dan longsor.
-Menyediakan pasokan buah segar mandiri bagi keluarga di masa depan.
Mengusung jargon “Menanam hari ini, menuai manfaat esok”, GAMKI mengimbau seluruh elemen masyarakat Pematangsiantar untuk mulai mengambil peran menjaga bumi dari lingkungan terdekat.
“Kami berharap gerakan menanam ini tidak berhenti sampai di sini, melainkan menjelma menjadi kebiasaan hidup sehari-hari demi Pematangsiantar yang lebih hijau, sejuk, dan berkelanjutan,” tutup Jon.
Reporter: Hegi
Editor: Iwan
- Penulis: infokitaid
