Aksi Peduli Lingkungan PT DPM Selaraskan Konservasi dan Ekonomi Warga
- account_circle infokitaid
- calendar_month Rab, 15 Jul 2026
- visibility 124

Rehabilitasi wilayah DAS Serang Jaya, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.(ist)
DAIRI, infokita.co – PT Dairi Prima Mineral (PT DPM) terus membuktikan komitmennya dalam menjaga kelestarian alam melalui program Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS). Aksi nyata ini merupakan pemenuhan kewajiban pemegang Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) demi memulihkan sekaligus mempertahankan fungsi hutan di wilayah yang ditetapkan Kementerian Kehutanan.
Program rehabilitasi DAS ini menyasar area seluas 60 hektare di kawasan Hutan Produksi Terbatas, wilayah DAS Serang Jaya, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Sejak dimulai pada tahun 2023, PT DPM telah menanam sedikitnya 198.000 pohon mangrove jenis Rhizophora apiculata. Berdasarkan hasil monitoring berkala pada Maret lalu, upaya ini membuahkan hasil positif. Tanaman mangrove tumbuh dengan subur dan kini telah mencapai tinggi rata-rata 1,5 hingga 2,5 meter.
Chief Legal and External Relations Officer PT DPM, Radianto Arifin, menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar pemenuhan regulasi di atas kertas, melainkan wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap masa depan bumi.
”Rehabilitasi DAS adalah tanggung jawab yang kami jalankan sepenuhnya. Namun, kami ingin dampak yang dihasilkan bisa lebih luas. Oleh karena itu, program pemulihan hutan ini kami padukan dengan pemberdayaan masyarakat, sehingga kelestarian alam berjalan beriringan dengan peningkatan ekonomi warga,” ujar Radianto.
Dorong Penghijauan dan Kesejahteraan di Kabupaten Dairi
Komitmen keberlanjutan PT DPM tidak hanya berhenti di kawasan mangrove Langkat, tetapi juga menyentuh langsung masyarakat di Kabupaten Dairi melalui sektor agroforestri dan pertanian.
Aksi Hari Lingkungan Hidup: Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PT DPM berkolaborasi dengan pemuda dan masyarakat lingkar tambang menanam pohon di Desa Longkotan. Aksi ini dibarengi dengan penyaluran 1.400 bibit kopi dan kemiri untuk petani di Kecamatan Silima Pungga-Pungga.
Dukungan Gerakan Sejuta Pohon: PT DPM juga menyumbangkan 10.000 bibit pohon kemiri kepada Pemerintah Kabupaten Dairi. Selain bernilai konservasi tinggi untuk menjaga stabilitas tanah, kemiri dipilih karena menjadi salah satu komoditas andalan penggerak ekonomi warga Dairi.
Pemberdayaan Petani Kakao: Bersinergi dengan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kabupaten Dairi, PT DPM menggelar pelatihan budidaya kakao. Program ini melatih 120 petani dari enam desa/kelurahan lingkar tambang (Desa Longkotan, Tungtung Batu, Bonian, Bongkaras, Polling Anak-Anak, dan Kelurahan Parongil) sekaligus membekali mereka dengan bibit kakao gratis.
Radianto menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan ini dikemas secara terintegrasi dalam Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang berkelanjutan.
”Kami berharap program-program ini menciptakan dampak yang seimbang. Lewat rehabilitasi DAS, penghijauan berbasis tanaman produktif, dan peningkatan kapasitas petani, PT DPM ingin terus hadir sebagai mitra yang berkontribusi pada kelestarian alam sekaligus kemandirian ekonomi masyarakat sekitar,” tutup Radianto.
Reporter: wan
Editor: Gib
- Penulis: infokitaid
