Sasar Sisa 2.270 Peserta JKN, Pemkab Dairi dan BPJS Kesehatan Siapkan Terobosan Layanan
- account_circle infokitaid
- calendar_month Kam, 3 Sep 2026
- visibility 33

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kabanjahe audensi ke Bupati Dairi Vickner Sinaga. (ist)
DAIRI, infokita.co — Pemkab Dairi terus mematangkan langkah optimalisasi pelayanan kesehatan masyarakat. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kabanjahe, dr. Kiki Christmar Marbun, MPH, AAK, bersama Kepala Kantor BPJS Kesehatan Sidikalang, Melpa Jesika Sitanggang, menemui Bupati Dairi Vickner Sinaga di Pendopo Bupati Dairi, Rabu (2/9/2026).
Dalam audiensi tersebut, BPJS Kesehatan melaporkan bahwa cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Dairi telah menembus 97,86 persen per 1 Agustus 2026, dengan tambahan 2.670 jiwa pada awal September. Meski demikian, masih terdapat proyeksi sisa sekitar 2.270 jiwa hingga akhir tahun 2026 yang belum terdaftar sebagai peserta JKN.
dr. Kiki Christmar mengungkapkan pihaknya berencana melakukan penjangkauan langsung ke lapangan demi merangkul warga yang belum terdaftar. Untuk itu, BPJS mengharapkan dukungan jajaran Pemkab Dairi dalam mengedukasi masyarakat.
“Kami bermaksud untuk turun langsung, namun kami memohon bantuan dari Pemkab Dairi untuk menyosialisasikan terlebih dahulu agar warga dapat bergabung menjadi peserta BPJS,” ujar dr. Kiki.
Selain capaian kepesertaan, BPJS Kesehatan turut memberikan beberapa catatan terkait ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) medis di Dairi, di antaranya kebutuhan dokter gigi spesialis, dokter spesialis urologi, hingga penguatan kuantitas dokter umum di sejumlah Puskesmas.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Dairi Vickner Sinaga—yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan dr. Henry Manik dan Dirut RSUD Sidikalang dr. Benny Purba—menyampaikan apresiasi atas masukan konstruktif tersebut. Vickner menegaskan, Pemkab Dairi tengah menyiapkan pembenahan SDM secara bertahap.
“Saat ini ada tenaga kesehatan kita yang sedang menempuh pendidikan spesialis gigi dan diproyeksikan selesai awal tahun depan. Kami juga aktif berkomunikasi dengan Universitas Sumatera Utara (USU) untuk menghadirkan dokter spesialis urologi di Dairi,” jelas Vickner.
Dari sisi sarana dan prasarana, Pemkab Dairi berencana menambah empat unit mesin hemodialisis (cuci darah) yang ditargetkan mulai beroperasi pada akhir tahun ini. Pembenahan fisik dan infrastruktur RSUD Sidikalang pun terus berjalan secara konsisten.
Vickner menekankan bahwa percepatan cakupan kepesertaan tidak boleh sekadar mengejar pemenuhan target statistik, melainkan harus dibarengi dengan peningkatan mutu layanan yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
Reporter: Iwan
Editor: Gib
- Penulis: infokitaid
