Pemilihan Rektor USI: Alumni Minta Dewan Pembina Bebas Intervensi
- account_circle infokitaid
- calendar_month Jum, 23 Okt 2026
- visibility 61

Advokat Andra Pratama Tarigan, S.H., (kanan) bersama Fauzul Akmal Lubis.(Hegi)
SIANTAR, infokita.co – Proses suksesi kepemimpinan Universitas Simalungun (USI) periode 2026–2030 telah memasuki babak penentu. Keputusan akhir mengenai sosok yang akan memimpin kampus kebanggaan masyarakat Simalungun tersebut kini sepenuhnya berada di tangan Dewan Pembina USI.
Melihat fase krusial ini, jajaran Alumni USI menegaskan sikap. Mereka mendorong Dewan Pembina untuk bertindak profesional, menjaga independensi, dan membentengi diri dari intervensi atau tekanan pihak mana pun dalam menetapkan Rektor Definitif.
Sikap tegas tersebut diutarakan dua alumni Fakultas Hukum USI, Advokat Andra Pratama Tarigan, S.H., dan Fauzul Akmal Lubis. Keduanya menilai penunjukan rektor bukan sekadar prosedur pergantian jabatan rutin, melainkan tonggak penting yang akan menentukan arah masa depan akademi dan reputasi kampus.
“Pemilihan rektor adalah momentum penting bagi seluruh civitas akademika. Ini menjadi langkah awal yang menentukan apakah kampus kita bisa bergerak maju atau stagnan,” ujar Andra saat dimintai tanggapan, Kamis (22/10/2026).
Advokat yang berpraktik di Pematangsiantar ini meminta Dewan Pembina mencermati rekam jejak, integritas, serta kapabilitas kepemimpinan dari setiap kandidat secara objektif.
“Harapan alumni sangat jelas: pilih kandidat terbaik dari yang terbaik. Siapa pun yang nantinya terpilih secara adil dan transparan tentu akan didukung penuh oleh alumni,” tegasnya.
Hal senada disampaikan Fauzul Akmal Lubis, lulusan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA). Ia menyoroti peran Dewan Pembina sebagai filter akhir yang menentukan kualitas kepemimpinan USI ke depan.
“Proses ini harus dikawal bersama. Alumni menaruh perhatian serius agar pemilihan berjalan lancar dan menghasilkan pemimpin yang benar-benar fokus memajukan kampus,” kata Fauzul.
Tiga Srikandi Akademisi Bersaing
Dalam bursa Pemilihan Rektor USI periode 2026–2030, terdapat tiga akademisi terbaik kampus yang bersaing ketat:
Dr. Ade Kurnia Harahap
Dr. Sarintan Efratani Damanik
Dr. Rohdearni Sipayung
Ketiga kandidat merupakan dosen berpengalaman yang dinilai memiliki kualifikasi akademik tinggi, rekam jejak mumpuni, serta visi strategis untuk pengembangan universitas.
Sebelumnya, seluruh kandidat telah melalui Sidang Senat Universitas pada 13 Oktober 2026 dan menjalani tahap uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test). Pengurus Yayasan USI telah meneruskan ketiga nama calon tersebut kepada Dewan Pembina untuk ditindaklanjuti dan ditetapkan sesuai ketentuan statuta universitas.
Alumni berharap Rektor Definitif terpilih nantinya adalah sosok berintegritas tinggi yang mampu membawa USI makin berprestasi, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan dicintai masyarakat luas.
Reporter: Hegi
Editor: Iwan
- Penulis: infokitaid
