Geger Temuan Barista Muda Meninggal, BPBD Siantar Turun Tangan Evakuasi
- account_circle infokitaid
- calendar_month Rab, 14 Okt 2026
- visibility 84

BPBD kota Pematangsiantar evakuasi jenazah IS (23).(Hegi)
SIANTAR, infokita.co — Kabar duka menyelimuti warga Perumahan Karang Sari Permai, Jalan Mawar IV, Kelurahan Tambun Nabolon, Kecamatan Siantar Martoba. Seorang barista muda berusia 23 tahun berinisial IS ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya, Selasa (13/10/2026) siang.
Mendapat laporan warga terkait adanya aroma tak sedap dari rumah yang terkunci rapat, Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pematangsiantar bersama pihak kepolisian bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Disaksikan warga setempat, tim gabungan langsung melakukan evakuasi jenazah secara humanis dan penuh empati.
Korban yang dikenal ramah dan bekerja sebagai barista di salah satu kafe di Siantar Barat tersebut ditemukan tergantung di ayunan besi di dalam rumahnya.
“Korban sehari-hari tinggal bersama istri, anak, dan ayahnya,” ujar salah satu personel BPBD Siantar saat berada di lokasi.
Tragedi ini pertama kali terungkap dari kecurigaan ayah kandung korban, Herbet Silalahi (60). Tetangga dekat korban, Febri, juga menyampaikan bahwa suasana rumah korban sudah tampak berbeda sejak akhir pekan.
“Biasanya lampunya hidup kalau malam. Tapi sejak Sabtu malam lalu, rumahnya gelap gulita. Sangat tidak seperti biasanya,” kata Febri.
Ayah korban yang merasa curiga sempat mendatangi rumah tersebut, namun pintu dalam keadaan terkunci rapat dan tidak ada jawaban dari dalam. Puncaknya terjadi ketika sang ayah kembali datang dan mencium aroma menyengat. Setelah pintu dibuka paksa, ia menemukan putranya sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
Kepada petugas di RSUD Djasamen Saragih, Herbet menuturkan bahwa komunikasi terakhirnya dengan sang anak terjadi pada Sabtu (10/10/2026) sore. Saat itu, IS sempat mencurahkan beban persoalan keluarga dan kesulitan ekonomi yang tengah menghimpitnya. Diketahui, sang istri telah pergi meninggalkan rumah beberapa hari sebelum kejadian.
Guna penanganan lebih lanjut, jenazah korban langsung dibawa ke Instalasi Kedokteran Forensik RSUD Djasamen Saragih untuk menjalani pemeriksaan medis.
Pihak BPBD Kota Pematangsiantar menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan serta menegaskan komitmennya untuk selalu siaga merespons setiap laporan kemanusiaan di tengah masyarakat.
Rencananya, jenazah akan disemayamkan dan dimakamkan oleh pihak keluarga, sementara kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa ini. Peristiwa memilukan ini menjadi pengingat bersama akan pentingnya kepedulian dan saling merangkul sesama, terutama bagi mereka yang sedang memikul beban hidup berat.
Reporter: Hegi
Editor: Iwan
- Penulis: infokitaid
