Rawat Bumi Dairi, Per 1 Oktober Truk Tonase Besar Tidak Boleh Masuk Kota
- account_circle infokitaid
- calendar_month Rab, 23 Sep 2026
- visibility 184

Bupati Dairi Vickner Sinaga tinjau permeliharaan jalan yang di lakukan di jalan ringroad Huta Rakyat menuju Kuta Padang, Sidiangkat, Selasa (22/9/2026).(ist)
DAIRI, infokita.co – Tegas! Demi merawat Bumi Dairi dan memberikan pelayanan Maksimal kepada Masyarakat. Bupati Dairi Vickner Sinaga menegaskan per 1 Oktober tidak ada lagi truk bertonase besar masuk ke dalam kota.
Hal itu dikatakan Bupati usai meninjau permeliharaan jalan yang di lakukan di jalan ringroad Huta Rakyat menuju Kuta Padang, Sidiangkat, Selasa (22/9/2026).
Pemeliharaan jalan dilakukan dengan menyisip jalan berlubang menggunakan sertu yang disumbangkan oleh pengusaha tangkahan.
“Kita hargai kerja keras teman-teman serta mitra kerja kita. Lihatlah tonase muatan truk besar, saya targetkan 1 Oktober ini jalan di Sidikalang tidak lagi dilalui oleh truk-truk jumbo. Saya menghimbau untuk kali ini kita rawatlah bumi Dairi ini. Saya tegaskan, per 1 Oktober tidak ada lagi truk bertonase besar masuk ke dalam kota. Terimakasih juga kepada pengusaha tangkahan yang telah menyumbangkan sertu untuk penyisipan jalan,” ucap Bupati.
Ia menuturkan kegiatan pemeliharaan jalan dilakukan agar memberikan kenyamanan khususnya bagi seluruh mobil-mobil yang bertonase besar di atas delapan ton itu bisa melintasi jalan mulai dari simpang Huta Rakyat sampai dengan Kuta Gambir kemudian masuk ke jalan nasional kemudian sampai ke Simpang Salak menuju langsung ke Medan.
Penggunaan jalan Ringroad dimaksud dilakukan agar jalan yang di kota bisa maksimal dimanfaatkan oleh pengguna jalan yang bertonase rendah.
Turut hadir dalam peninjauan jalan tersebut yakni Sekretaris Daerah Surung Charles Bantjin, Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala Dinas PUTR Masaraya Berutu, Kepala Dinas Perhubungan Untung Nahampun, Camat Sidikalang Mawardi Tumangger serta Lurah.
Reporter: iwan
Editor: Gib
- Penulis: infokitaid
