Pacu Ekonomi 2026, Bupati Dairi Tancap Gas Dorong Investasi dan Hilirisasi
- account_circle infokitaid
- calendar_month Sen, 24 Agu 2026
- visibility 161

Bincang nasional Nusantara Economic Update yang digelar di NT Tower, Jakarta.(ist)
JAKARTA, infokita.co – Pemerintah Kabupaten Dairi terus memacu akselerasi pertumbuhan ekonomi daerah pada paruh pertama tahun 2026. Berfokus pada pergeseran paradigma dari sekadar daerah pembuat bahan mentah menjadi pusat pengolahan bernilai tambah, Bupati Dairi Vickner Sinaga menegaskan komitmennya untuk memperkuat fondasi ekonomi masyarakat, khususnya sektor pertanian, kopi, dan pariwisata.
Poin-poin strategis tersebut menjadi sorotan utama dalam persiapan agenda bincang nasional Nusantara Economic Update yang digelar di NT Tower, Jakarta.
Dalam pemaparannya, Bupati Vickner Sinaga menyoroti tiga indikator utama yang menandai pergerakan positif ekonomi Dairi sepanjang Semester I 2026, yaitu produktivitas sektor perkebunan, penguatan kapasitas UMKM lokal, serta percepatan realisasi belanja infrastruktur jalan penghubung antardesa.
Pertanian tetap menjadi tulang punggung Dairi, namun Pemkab Dairi menetapkan arah baru melalui hilirisasi. Salah satu komoditas utama yang dipacu adalah Kopi Sidikalang. Strategi yang disiapkan mencakup edukasi pascapanen, penguatan kelembagaan petani melalui koperasi, bantuan teknologi roasting dan pengemasan, hingga pemantapan sertifikasi Indikasi Geografis untuk menembus pasar ekspor.
Selain kopi, Pemkab Dairi membidik sektor pariwisata ekologis di kawasan Silahisabungan dan ekonomi kreatif sebagai mesin pertumbuhan baru. Integrasi atraksi budaya, wisata coffeepreneur, dan penguatan fasilitas homestay warga ditargetkan mampu meningkatkan lama tinggal (length of stay) wisatawan, sehingga perputaran uang berdampak langsung pada pelaku usaha lokal.
Menghadapi keterbatasan ruang fiskal, Pemerintah Kabupaten Dairi menekankan pentingnya belanja produktif yang berfokus pada pembangunan jaringan logistik dan fasilitas publik. Di saat yang sama, peningkatam Pendapatan Asli Daerah (PAD) dilakukan melalui digitalisasi retribusi dan optimalisasi aset daerah tanpa membebani pelaku usaha.
“Dairi menawarkan potensi besar bagi investor nasional, mulai dari kesiapan komoditas unggulan, aksesibilitas kawasan yang terus membaik, hingga komitmen kemudahan perizinan satu pintu,” ujar Vickner.
Melalui tujuh proyek strategis yang ditetapkan pada tahun 2026, Pemkab Dairi optimistis dapat membuka lapangan kerja baru dan mempercepat konektivitas antar-kecamatan. Dalam jangka panjang, Dairi diproyeksikan tumbuh sebagai pusat agroindustri berkelanjutan dan destinasi wisata unggulan di Sumatera Utara.
Reporter: Iwan
Editor: Gib
- Penulis: infokitaid
