Kasat Lantas Siantar Gandeng Driver Grab Jadi Duta Keselamatan
- account_circle infokitaid
- calendar_month Sab, 15 Agu 2026
- visibility 15

Satlantas Polres Pematangsiantar bersama para pengemudi Ojek Online (Ojol).(Hegi)
SIANTAR, infokita.co – Mengawali masa jabatannya dengan pendekatan yang simpatik, Kasat Lantas Polres Pematangsiantar yang baru, AKP Simon E. Simatupang, langsung turun ke jalan. Bukan untuk menggelar razia penindakan, Satlantas Polres Pematangsiantar justru merangkul para pengemudi ojek online (ojol) dari mitra Grab untuk mengedukasi masyarakat terkait pentingnya tertib berlalu lintas.
Kegiatan bertajuk “Aksi Keselamatan Tertib Berlalu Lintas Bersama Mitra Grab” tersebut digelar di depan Asrama Polisi (Aspol), Jalan Sangnaualuh, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, pada Jumat (14/8/2026) pagi.
Turut hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut KBO Satlantas IPTU Syawalludin Nasution, Kanit Turjawali IPDA Ami Alhasir Harahap, dan Kaurmintu AIPTU Darwin Sitorus, S.H., serta jajaran pimpinan dan puluhan pengemudi Grab se-Kota Pematangsiantar.
Dalam arahannya, AKP Simon menegaskan pentingnya mengubah paradigma kepolisian di mata masyarakat. Menurutnya, polisi harus hadir untuk mengayomi dan mengedukasi, bukan sekadar menindak pelanggaran.
“Polisi hadir bukan hanya untuk menindak pelanggaran, tetapi juga memberikan edukasi dan mengajak masyarakat bersama-sama menciptakan keselamatan berlalu lintas,” ujar AKP Simon.
Ia menekankan bahwa para pengemudi ojek online merupakan garda terdepan di jalan raya karena aktivitas harian mereka yang bersentuhan langsung dengan lalu lintas dan masyarakat luas. Karena alasan itulah, dalam aksi ini para personel Satlantas tidak membawa surat tilang, melainkan membawa pesan edukasi keselamatan.
Dalam sosialisasi tersebut, Satlantas memberikan penekanan pada tiga poin utama keselamatan berkendara (safety riding):
Teknik Safety Riding: Pemahaman cara berkendara yang aman serta kemampuan mengantisipasi potensi bahaya di jalan.
Kelengkapan Wajib: Penggunaan helm berstandar SNI dan sabuk pengaman bukan sekadar formalitas aturan, melainkan kebutuhan dasar perlindungan diri.
Kesadaran Dampak Pelanggaran: Memahami bahwa satu pelanggaran kecil dapat berakibat fatal, baik bagi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Melalui pendekatan yang humanis dan kolaboratif ini, Satlantas Polres Pematangsiantar berharap para pengemudi Grab dapat menjadi Duta Keselamatan sekaligus pelopor ketertiban lalu lintas di Kota Pematangsiantar.
“Dengan sinergi dan kepedulian bersama, kita ingin menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib. Keselamatan masyarakat adalah yang utama,” tegas AKP Simon.
Inisiatif merangkul komunitas driver ojol di awal kepemimpinannya ini mendapat respon positif dari masyarakat karena dinilai sebagai wujud nyata kehadiran polisi sebagai pengayom.
“Bukan untuk menakuti, melainkan untuk merangkul,” pungkas AKP Simon mengakhiri arahannya.
Reporter: Hegi
Editor: Iwan
- Penulis: infokitaid
