Lahan 5 Hektar Siap! Pembangunan Sekolah Rakyat di Dairi Ditargetkan Beroperasi Juli 2027
- account_circle infokitaid
- calendar_month Jum, 7 Agu 2026
- visibility 130

Peninjauan lapangan langsung ke lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Sitinjo Kabupaten Dairi pada Jumat (7/8/2026).(ist)
DAIRI, infokita.co – Pemerintah terus mematangkan rencana pembangunan prasarana pendidikan strategis di Sumatera Utara. Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelaksanaan Prasarana Strategis (PPS) Sumatera Utara, Kurniawan, melakukan peninjauan lapangan langsung ke lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Dairi pada Jumat (7/8/2026).
Pembangunan Sekolah Rakyat tersebut direncanakan berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 5 hektar, memanfaat jaringan eks Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Sosial yang berlokasi di Jl. Panji Porsea KM 7, Sitinjo.
Dalam kunjungan tersebut, Kurniawan didampingi oleh jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Dairi, di antaranya Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Agel Siregar, Staf Ahli Bupati Anggara Sinurat dan Erwin Sitorus, Kepala Dinas Sosial Tumpal Daud Pasaribu, Kepala Dinas PUTR Masaraya Berutu, serta Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Rickson Panggabean.
Usai mengelilingi area peninjauan, Kurniawan menyatakan bahwa kondisi lahan sangat potensial dan siap untuk segera dibangun gedung sekolah. Pihaknya saat ini tengah menunggu penerbitan rancangan tata ruang (master plan) dari pemerintah pusat sebelum melangkah ke tahap selanjutnya.
“Mudah-mudahan pada bulan September tender bisa berlangsung, dan bulan Oktober sudah bisa tanda tangan kontrak. Target kita pada Juli 2027 seluruh pembangunan selesai dan sudah ada siswa yang mulai belajar,” ujar Kurniawan.
Selain kesiapan fisik, Kurniawan juga menekankan pentingnya sosialisasi kepada masyarakat di sekitar lokasi proyek guna mengantisipasi dampak sosial maupun lingkungan selama proses konstruksi berlangsung.
Di sisi lain, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Dairi, Tumpal Daud Pasaribu, memastikan bahwa Pemkab Dairi telah melengkapi seluruh berkas administratif pendukung. Adapun dokumen persyarat analisis lingkungan seperti Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan Analisis Dampak Lalu Lintas (ANDALALIN) saat ini sedang dalam tahap penyelesaian dan ditargetkan rampung tahun ini.
Rangkaian koordinasi ini merupakan bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur pendidikan di Sumatera Utara. Setelah menyelesaikan peninjauan di Dairi, tim Kasatker PPS Sumut dijadwalkan melanjutkan agenda serupa ke Kabupaten Toba, Simalungun, dan Asahan.(Iwan)
- Penulis: infokitaid
