Jaga Kualitas Kopi, Bupati Dairi Apresiasi Program ROOTS di Desa Parbuluan IV
- account_circle infokitaid
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 62

Mercy Corps Indonesia (MCI) melalui program ROOTS (Resilience Oriented Solutions for Thriving Smallholders menanam pohon pelindung dan pembuatan sarana air minum di Dusun IV, Desa Parbuluan IV.(ist)
infokita.co, DAIRI – Buah Kopi tetap diminati Masyarakat. Untuk itu perawatan dan tumbuh kembangnya harus maksimal. Mercy Corps Indonesia (MCI) melalui program ROOTS (Resilience Oriented Solutions for Thriving Smallholders menanam pohon pelindung dan pembuatan sarana air minum di Dusun IV, Desa Parbuluan IV, Senin (20/4/2026).
“Pemerintah Kabupaten Dairi sangat mengapresiasi langkah konkret Program ROOTS. Kehadiran sarana air bersih ini adalah jawaban bagi kebutuhan dasar warga, sementara pohon pelindung yang ditanam adalah investasi masa depan untuk menjaga kualitas kopi kita agar tetap kompetitif di pasar global,” ujarnya dihadapan para petani.
Bupati juga menegaskan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam menyejahterakan Petani kopi Dairi yang menjadi tulang punggung Ekonomi Kabupaten.
“Semoga pohon-pohon yang kita tanam hari ini tumbuh subur, menjaga kelestarian alam kita, dan pada akhirnya memberikan manfaat nyata bagi peningkatan Ekonomi Warga,” harapnya.
Dikatakannya, Selain infrastruktur fisik, program ROOTS juga mengedukasi petani mengenai:
Literasi Keuangan: Pengelolaan keuangan rumah tangga dan usaha tani.
Akses Layanan Digital: Penggunaan pembayaran digital dan asuransi parametrik untuk perlindungan gagal panen.
Sistem Peringatan Dini: Pelatihan penilaian risiko bencana untuk kesiapsiagaan Masyarakat.
Program yang didukung oleh The Starbucks Foundation ini menyasar 1.000 petani kopi di Kecamatan Sumbul dan Parbuluan untuk meningkatkan resiliensi Masyarakat terhadap perubahan iklim dan risiko bencana.
“Dengan adanya program ini, Pemerintah Kabupaten Dairi berharap Petani di Kecamatan Parbuluan dan Sumbul dapat menjadi percontohan bagi Petani lain di Sumatera Utara dalam menerapkan sistem pertanian yang cerdas iklim (climate-smart agriculture) dan mandiri secara Ekonomi,”Pungkasnya . (wan)
- Penulis: infokitaid
