“Buat Pekerjaan Menjadi Menyenangkan,” Pesan Menyentuh Jati Sinaga untuk Pendidik di Dairi
- account_circle infokitaid
- calendar_month Sab, 20 Jun 2026
- visibility 277

Monitoring dan evaluasi (monev) Dinas Pendidikan ke SD Negeri 034780 Pangiringan, Kecamatan Parbuluan, Sabtu (20/06/2026).(ist)
infokita.co, DAIRI – Kepala Bidang Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi, Jati Sinaga, melakukan kunjungan monitoring dan evaluasi (monev) ke SD Negeri 034780 Pangiringan, Kecamatan Parbuluan, Sabtu (20/06/2026).
Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung iklim belajar mengajar sekaligus memberikan pembinaan moral kepada tenaga pendidik.
Dalam arahannya, Jati Sinaga mengapresiasi rekam jejak kondusif yang berhasil dipertahankan oleh SD Negeri 034780 Pangiringan. Menurutnya, sekolah ini relatif bersih dari sorotan atau sentimen negatif publik.
”Saya bangga melihat eksistensi sekolah ini. Selama ini tidak ada sorotan atau hal negatif yang muncul. Pencapaian seperti ini perlu dipertahankan, bahkan ditingkatkan demi tercapainya tujuan pendidikan di Kabupaten Dairi yang kita cintai ini,” ujar mantan Wakil Kepala Sekolah SMA N 1 Sumbul tersebut.
Mantan Wakil Kepala Sekolah SMA N 1 Sumbul itu juga menekankan pentingnya membangun loyalitas, dedikasi, serta hubungan kerja yang harmonis antara atasan dan bawahan. Ia mengingatkan para pemangku kebijakan di sekolah untuk mengubah pola pikir dalam memimpin.
”Jadilah pemimpin, jangan sekadar menjadi pimpinan. Untuk menjalin kolaborasi yang mantap dibutuhkan pemahaman terhadap mitra kerja kita. Dari pemahaman itu, barulah timbul penerimaan dan rasa ikhlas yang akhirnya melahirkan kerja sama demi mencapai tujuan (goal) bersama,” tegas Jati.
Ia juga berpesan agar tidak ada pembatas (gap) ataupun kelompok-kelompok kecil (kubu-kubuan) di antara sesama guru yang berpotensi memicu perpecahan internal.
Dalam forum tatap muka tersebut, Kabid PTK Disdik Dairi menggarisbawahi empat poin krusial yang harus diterapkan di lingkungan sekolah:
Sinergi Total: Hubungan kerja antara kepala sekolah dan guru wajib berjalan seiring demi optimalnya aktivitas belajar mengajar.
Problem Solving Bijaksana: Setiap persoalan internal internal harus diselesaikan dengan kepala dingin dan mengutamakan musyawarah.
Kekompakan Mutlak: Kepala sekolah wajib mengayomi seluruh staf secara adil dan merangkul semua elemen.
Refleksi dan Evaluasi Diri: Menjadikan masalah atau kendala yang terjadi di sekolah lain sebagai bahan pelajaran berharga agar tidak terulang di sekolah sendiri.
”Mari kita buat pekerjaan kita menjadi hal yang menyenangkan, sehingga kita selalu semangat dan ikhlas menjalani profesi mulia sebagai guru,” pungkasnya.
Kehadiran tim monev Dinas Pendidikan ini mendapat apresiasi penuh dari pihak sekolah. Kepala Sekolah SD Negeri 034780 Pangiringan, Rapda Tio Lausu Boru Nababan, S.Pd., menyampaikan rasa terima kasih atas suntikan motivasi yang diberikan langsung oleh dinas terkait.
”Kami sangat bersyukur Bapak Kabid bisa hadir langsung di tengah-tengah kami. Terima kasih atas motivasi dan arahannya. Ini menjadi energi baru bagi kami semua untuk terus memberikan dedikasi terbaik bagi dunia pendidikan,” ujar Rapda Tio Lausu, kepala sekolah yang baru dilantik pada 13 Maret 2026 lalu tersebut.(wan)
- Penulis: infokitaid
