Pedagang Bendera Musiman di Siantar Mengeluh Sepi Pembeli Jelang HUT ke-81 RI
- account_circle infokitaid
- calendar_month Rab, 5 Agu 2026
- visibility 100

Pedagang pernak-pernik kemerdekaan di kota Pematangsiantra.(Hegi)
SIANTAR, infokita.co – Lapak pedagang pernak-pernik kemerdekaan mulai memadati ruas Jalan Sutomo, Jalan Gereja, hingga Jalan Ahmad Yani di Kota Pematangsiantar menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Namun, semarak warna Merah Putih di pinggir jalan tak sejalan dengan kondisi penjualan yang mengeluh sepi pembeli.
Jaki (38), pedagang yang telah 10 tahun berjualan di Jalan Sutomo, menyebut omzet penjualannya merosot tajam dibanding tahun-tahun sebelumnya. Padahal, kurun waktu akhir Juli hingga awal Agustus biasanya menjadi puncak perputaran modal pedagang bendera musiman.
“Biasanya akhir Juli sampai 10 Agustus itu paling ramai pembeli. Hari ini saja belum ada penglaris,” ujar Jaki saat diwawancarai, Selasa (4/8/2026).
Menurut Jaki, penurunan minat beli dipicu oleh pergeseran perilaku konsumen. Warga, instansi publik, hingga pengelola perkantoran kini lebih memilih mengibarkan bendera dan atribut lama yang masih layak pakai ketimbang membeli baru.
Selain penurunan daya beli masyarakat, pedagang juga dihadapkan pada tingginya harga modal dari produsen. Hal tersebut mempersempit margin keuntungan para pedagang musiman.
“Tadi ada yang menawar bendera backdrop Rp65 ribu per meter, padahal harga modal kami Rp75 ribu. Kalau dilepas, tentu rugi,” tuturnya.
Kondisi serupa dirasakan Agus Sihombing, pedagang musiman di Jalan Ahmad Yani. Ia menilai tahun ini menjadi salah satu periode penjualan tersulit yang pernah ia alami.
“Momentum kemerdekaan yang biasanya jadi penghasilan tambahan justru penuh ketidakpastian. Keuntungan sangat tipis,” ungkap Agus.
Kendati demikian, para pedagang tetap berharap lonjakan pembeli terjadi menjelang puncak peringatan 17 Agustus.
“Biasanya keramaian baru terasa sekitar 12 hari menjelang hari H. Mudah-mudahan dalam sepekan ke depan penjualan bisa meningkat memenuhi target,” harap Agus.
Reporter: Hegi
Editor: Iwan
- Penulis: infokitaid
