Investor Inggris Masuk Samosir, Tinjau Pembangunan Pompa Air Tenaga Surya
- account_circle infokitaid
- calendar_month Kam, 16 Jul 2026
- visibility 26

Pompa Air Tenaga Surya (PATS) Program Low Carbon Development Initiative Phase 2 (LCDI-2).(ist)

Pompa Air Tenaga Surya (PATS) Program Low Carbon Development Initiative Phase 2 (LCDI-2).(ist)
SAMOSIR, infokita.co – Dalam rangka monitoring pembangunan Pompa Air Tenaga Surya (PATS) Program Low Carbon Development Initiative Phase 2 (LCDI-2).
Pemerintah Kabupaten (Pemkab ) Samosir menerima kunjungan lapangan tim United Kingdom Foreign, Commonwealth & Development Office (UK FCDO) hasil kerja sama antara Pemkab Samosir dengan Kementerian PPN/Bappenas dan Pemerintah Inggris melalui UK FCDO di Desa Sibonor Ompuratus, Kecamatan Nainggolan, Rabu (15/07/2026).
Kunjungan bertujuan meninjau secara langsung implementasi pembangunan PATS di Desa Sibonor Ompuratus. Selain melihat kondisi lapangan, tim UK FCDO juga berdialog dengan Pemerintah Kabupaten Samosir, para pemangku kepentingan, serta Masyarakat setempat untuk memperoleh masukan terkait pelaksanaan program sekaligus memastikan dukungan teknis maupun kelembagaan berjalan sesuai rencana.
Kepala Desa Sibonor Ompuratus, Binsar Marbun, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian PPN/Bappenas, Pemerintah Inggris melalui UK FCDO, serta Pemerintah Kabupaten Samosir atas terwujudnya pembangunan PATS di desanya.
Ia juga menjelaskan bahwa pada tanggal 21 Juli 2026, masyarakat akan membentuk kelembagaan pengelola PATS yang melibatkan petani. Melalui kelembagaan tersebut akan diterapkan iuran swadaya guna mendukung operasional, pemeliharaan, dan keberlanjutan pemanfaatan PATS.
Sementara itu, Head of Climate Policy and Finance UK FCDO, Judith A’Bear, mengaku senang melihat langsung hasil pembangunan yang telah memberikan manfaat nyata bagi Masyarakat.
“Kami melakukan kajian tahunan untuk mengetahui apa yang telah berjalan dengan baik dan apa yang masih dapat ditingkatkan. Kami sangat senang melihat manfaat pompa air tenaga surya ini telah dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkap Judith.
Perwakilan Kelompok Tani Sibonor Ompuratus, Sahat Martogi Sinaga, mengungkapkan bahwa keberadaan PATS telah membawa perubahan besar bagi para petani.
“Sebelumnya kami selalu mengalami kesulitan air, terutama saat musim kemarau pada bulan Juni hingga Agustus. Sekarang kebutuhan air untuk pertanian maupun kebutuhan sehari-hari sudah terpenuhi,” ujarnya.
Di sisi lain, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Baperida) Kabupaten Samosir, Rajoki Simarmata, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan program tersebut.
Menurut Rajoki, Pemerintah Kabupaten Samosir telah mengalokasikan anggaran untuk pemeliharaan PATS selama satu tahun, termasuk menyiapkan honor operator sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat.
Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk di dampingi Kadis Lingkungan Hidup Edison Pasaribu dan Camat Pangururan Robintang Naibaho menyambut baik kunjungan tim sekaligus menyampaikan apresiasi atas dukungan yang telah diberikan kepada Kabupaten Samosir melalui pembangunan Pompa Air Tenaga Surya (PATS).
“Mewakili Pemerintah Kabupaten Samosir dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan. Pompa air tenaga surya ini sangat dibutuhkan karena mayoritas masyarakat Samosir bergantung pada sektor pertanian,” ujar Ariston.
Sementara itu, Perwakilan Low Carbon Development Initiative (LCDI) Phase 2 OPML, Arnold Sitompul, mengapresiasi sinergi antara masyarakat Desa Sibonor Ompuratus, Pemerintah Kabupaten Samosir, Kementerian PPN/Bappenas, dan Kedutaan Besar Inggris.
Hal senada disampaikan Fungsional Perencana Bapperida Provinsi Sumatera Utara, Andre. Ia mengungkapkan bahwa apabila tidak ada kendala, program pembangunan Pompa Air Tenaga Surya akan dilanjutkan di Desa Pakpahan. Andre menekankan pentingnya membangun kelembagaan yang kuat agar pengelolaan PATS berjalan berkelanjutan dan tidak mangkrak.
Turut Hadir Tim UK FCDO Ida Suriany – Senior Policy & Program Manager, Tim Oxford Policy Management – Agus Marwan (Senior Provincial Coordinator OPML). (Wan)
- Penulis: infokitaid
