Bahas Kopi, Bupati dan Wakil Bupati Diskusi bersama Kementerian Pertanian RI
- account_circle infokitaid
- calendar_month Sel, 23 Jun 2026
- visibility 46

Bupati Dairi Vickner Sinaga dan Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala menerima kunjungan Direktur Tanaman Semusim dan Tahunan di Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian Republik Indonesia.(ist)
infokita.co, DAIRI – Hangat dan Penuh Semangat. Bupati Dairi Vickner Sinaga dan Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala menerima kunjungan Direktur Tanaman Semusim dan Tahunan di Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Dr. Abdul Roni Angkat di Pendopo Bupati Dairi, Senin (20/6/2026) malam.
Pertemuan bersama Pemkab Pakpak Bharat ini memperkuat sinergi dengan Pemerintah Pusat dalam upaya mendorong kemajuan sektor Pertanian, khususnya komoditas kopi yang selama ini menjadi salah satu andalan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Abdul Roni Angkat menawarkan sejumlah program strategis kepada Kabupaten Dairi. Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah dukungan pembibitan kopi untuk areal seluas 2.500 hektare. Namun demikian, program tersebut harus diawali dengan proses sertifikasi bagi petani penangkar kopi agar bibit yang dihasilkan memenuhi standar dan kualitas yang ditetapkan Pemerintah.
“Kalau ingin melakukan sesuatu, harus diawali dengan perencanaan yang tepat. Jangan sampai kesempatan yang ada tidak dapat dimanfaatkan karena persiapan yang kurang matang,” ujarny.
Ia juga menyoroti pentingnya pemenuhan Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) kopi yang menjadi salah satu syarat dalam memperoleh dukungan program dari Kementerian Pertanian. Saat ini, Kabupaten Dairi masih perlu melengkapi sekitar 450 hektare lagi dari total kebutuhan 1.200 hektare yang ditargetkan, dengan batas waktu pemenuhan hingga 31 Juli 2026.
Untuk mempercepat proses tersebut, Roni menyarankan agar Pemerintah Kabupaten Dairi berkonsultasi dan berkoordinasi secara intensif dengan Yus Haryanto selaku Kepala Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Medan.
“Saya berharap OPD terkait di Kabupaten Dairi lebih aktif membangun komunikasi dan mengambil bagian dalam berbagai program yang ada sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh Masyarakat,” pesannya.
Menanggapi berbagai tawaran dan arahan tersebut, Bupati Dairi menyampaikan apresiasi dan menyambut baik perhatian yang diberikan Kementerian Pertanian kepada Kabupaten Dairi. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan segera menindaklanjuti seluruh peluang program tersebut melalui dinas-dinas terkait agar dapat direalisasikan dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan petani.
Vickner menekankan bahwa keberhasilan sebuah program tidak hanya ditentukan oleh besarnya bantuan atau kualitas perencanaan, tetapi juga oleh konsistensi dalam pelaksanaannya. Menurutnya, pembangunan yang berkelanjutan menjadi kunci utama untuk menghasilkan perubahan yang nyata bagi Masyarakat.
“Sebagus apa pun sebuah program, sebesar apa pun bantuan yang diberikan, jika tidak dibarengi dengan konsistensi dalam pelaksanaannya, semuanya akan menjadi percuma. Karena itu, yang paling penting bagi kita adalah menjaga konsistensi dan memastikan setiap program berjalan secara berkelanjutan atau sustainable. Dengan cara itulah manfaatnya benar-benar bisa dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati menyatakan dukungannya terhadap langkah-langkah percepatan yang akan dilakukan pemerintah daerah serta berterimakasih atas perhatian melalui program yang disampaikan Kementerian Pertanian.
Turut Hadir dalam pertemuan ini, Bupati dan Wakil Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor dan Mutsyuhito Solin, Asisten Perekonomian, Junihardi Siregar, Kadis DPKPP, Kesti Rusda Angkat, dan jajaran, Kadis Perindagkop, Fatimah Boang Manalu serta undangan lainnya. (wan)
- Penulis: infokitaid
