Dorong Kemandirian Ekonomi, PT DPM Sulap Desa Ring 1 Jadi Pusat Perikanan dan Agribisnis
- account_circle infokitaid
- calendar_month Jum, 8 Mei 2026
- visibility 70

pembentukan Demonstration Plot (Demplot) budidaya ikan di Desa Polling Anak - Anak, Kecamatan Silima Pungga - Pungga.(ist)
infokita.co, DAIRI – PT Dairi Prima Mineral (PT DPM) terus membuktikan komitmennya dalam mengangkat harkat ekonomi masyarakat lingkar tambang.
Melalui pilar Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), perusahaan secara resmi meluncurkan inisiatif strategis yang berfokus pada sektor perikanan air tawar dan penguatan agribisnis lokal di Desa Ring 1.
Langkah nyata ini diawali dengan pembentukan Demonstration Plot (Demplot) budidaya ikan di Desa Polling Anak Anak, Kecamatan Silima Pungga – Pungga, Kabupaten Dairi sebagai pusat edukasi dan percontohan bagi warga sekitar.
Inovasi Perikanan: Dari Tradisional ke Profesional
Menanggapi aspirasi pemerintah desa, PT DPM menggandeng Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Perikanan untuk memberikan pelatihan intensif kepada 13 pemilik kolam terpilih. Pelatihan ini tidak hanya sekadar teori, namun mencakup standarisasi teknis mulai dari pengelolaan pH air hingga sistem pemberian pakan yang berkelanjutan.
Tak hanya ilmu, PT DPM juga menyalurkan dukungan infrastruktur masif berupa pembuatan keramba, instalasi pipa air, hingga bantuan benih ikan bersertifikat serta pakan berkualitas tinggi. Tujuannya jelas: mengubah kebiasaan lama menjadi unit usaha mandiri yang produktif.
“Kami hadir bukan sekadar sebagai mitra, melainkan pendorong utama pemberdayaan. Kami ingin memastikan potensi lokal Dairi dapat berkembang secara mandiri sehingga masyarakat merasakan manfaat ekonomi jangka panjang yang nyata,” tegas Radianto Arifin, Chief Legal and External Relation Officer PT Dairi Prima Mineral, Jumat (08/05/2026).
Ekspansi Sektor Agribisnis: Kopi, Kakao, dan Durian
Selain perikanan, PTDPM juga membidik sektor agribisnis sebagai mesin ekonomi kedua.
Memanfaatkan reputasi Dairi sebagai produsen kopi Robusta, kakao, dan durian unggul, perusahaan melakukan sinergi lintas sektoral dengan Dinas Pertanian dan kelompok tani.
Di Sopogadong, program peningkatan kapasitas petani telah memasuki babak baru. Dari 200 kandidat, sebanyak 47 petani terpilih kini tengah menjalani pelatihan teknis tingkat lanjut. Mereka dibekali pengetahuan pengendalian hama serta dukungan sarana produksi berupa pupuk khusus dan vitamin tanaman untuk menjamin kualitas hasil panen yang kompetitif di pasar luas.
Melalui integrasi antara sektor perikanan dan pertanian ini, PT DPM optimis bahwa Desa Polling Anak dan wilayah sekitarnya akan segera bertransformasi menjadi kawasan ekonomi tangguh yang mampu bersaing secara mandiri di masa depan.(iwan)
- Penulis: infokitaid
