Silaturahmi, Wali Kota Wesly Buka Bersama BKM dan Ormas Islam se-Kota Siantar
- account_circle infokitaid
- calendar_month Sen, 16 Mar 2026
- visibility 171

Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar silaturahmi dengan pengurus Badan Kemakmuran/Kenaziran Masjid dan Mushola (BKM) se- serta organisasi masyarakat (ormas) Islam se-Kota Pematangsiantar.(ist)
infokita.co, SIANTAR – Untuk memperkuat silaturahmi antara Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar dengan pengurus Badan Kemakmuran/Kenaziran Masjid dan Mushola (BKM) se- serta organisasi masyarakat (ormas) Islam se-Kota Pematangsiantar, Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi didampingi Ketua TP PKK Ny Liswati menggelar acara berbuka puasa bersama di rumah dinas wali kota, Jalan MH Sitorus Kelurahan Teladan Kecamatan Siantar Barat, Sabtu (14/03/2026) sore.
Kegiatan tersebut juga dihadir Unsur Forkopimda, seperti Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak, Dandim 0207/Simalungun diwakili Pabung Kodim 0207/Simalungun Arjun Sidauruk, dan mewakili Kejaksaan Negeri (Kejari) Pematangsiantar.
Hadir juga, Sekretaris Daerah (Sekda) Junaedi Antonius Sitanggang, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pematangsiantar Drs HM Ali Lubis, Pimpinan Pondok Pesantren Mahabbaturrosul SAW Ustadz Muhammad Sya’ban BM SH MH, Syekh DR H Ahmad Sabban El Ramaniy Rajagukguk MA, tokoh agama, ulama, dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wesly menyampaikan sedikit atau banyaknya masjid di Kota Pematangsaintar tidak mengurangi niat untuk memakmurkan masjid.
“Saya sangat bangga toleransi di Kota Pematangsiantar sangat diakui, apalagi berada di peringkat kelima se- Indonesia. Prestasi ini merupakan hasil kerja sama seluruh elemen Masyarakat. BKM membuka masjid untuk para pemudik yang kelelahan agar dapat beristirahat,”Tandasnya.
Wesly juga menyampaikan, masjid bukan hanya tempat ibadah, namun juga sebagai sarana untuk memperkuat silaturahmi serta wadah pendidikan generasi penerus bangsa.
“Tantangan kita adalah agar generasi bangsa menjauhi narkoba. Untuk itu, mari kita bergandeng tangan mencegah hal tersebut,” ajaknya.
Wesly mengatakan, momentum bulan Ramadhan merupakan waktu yang sangat baik untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah Masyarakat.
Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar, lanjutnya, menyadari peran para pengurus BKM, tokoh agama, dan organisasi kemasyarakatan sangat penting dalam menjaga kehidupan masyarakat yang religius, rukun, dan penuh toleransi. Masjid dan musholla bukan hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan umat, tempat memperkuat nilai-nilai kebersamaan, serta wadah untuk membangun kepedulian sosial di tengah Masyarakat.
Mewakili ormas Islam, Sekjen PC NU Lintong Sirait SPd menyampaikan, berbuka bersama dan berbagi merupakan konsep menebar kasih dan meneguhkan persaudaraan. Ia juga mengajak agar memaknai momentum ini sebagai silaturahmi di bulan Ramadhan.
Kemudian, perwakilan BKM Masjid Nurul Ikhwan Kecamatan Siantar Marihat mengucapkan Terimakasih.
“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini, kami gaungkan ke musholla dan masjid se-Kota Pematangsiantar tentang toleransi,”ucapnya.
Tampak hadir, Ketua BKPRMI, Ketua GP Anshor, Ketua Nahdlatul Ulama, Ketua Muslimat NU, Ketua Al-Washliyah, Ketua Muslimat Al-Washliyah, Ketua Gerakan Pemuda Al-Washliyah, Ketua Himpunan Mahasiswa Al Washliyah, Ketua PD Muhammadiyah, Ketua PD Aisyiyah, Ketua Pemuda Muhammadiyah, Ketua lkatan Mahasiswa Muhammadiyah, Ketua PMII, Ketua HMI, Ketua KAHMI, Ketua Wanita lslam, Ketua BKMT, Ketua Majelis Taklim Silaturahmi, Ketua DMI, Ketua IPQOH, Ketua YLMT, Ketua FORHATI, Ketua FORKOREM, dan Ketua Prima DMI. (bal)
- Penulis: infokitaid
