Pencarian Intensif Warga Aornakan II: Basarnas Kerahkan Drone Sisir Sungai Lae Ordi
- account_circle infokitaid
- calendar_month Ming, 29 Mar 2026
- visibility 41

Timsar melakukan pencarian terhadap Robet Sinamo, warga Desa Aornakan II yang dilaporkan hilang di Sungai Lae Ordi.(ist)
infokita.co, PAKPAK BHARAT – Memasuki hari keempat pencarian, upaya menemukan Robet Sinamo, warga Desa Aornakan II yang dilaporkan hilang sejak Kamis (26/3/2026), terus diperkuat.
Tim gabungan kini memfokuskan operasi pada penyusuran aliran Sungai Lae Ordi dengan bantuan teknologi udara.
Badan SAR Nasional (Basarnas) secara resmi menerjunkan personel tambahan beserta peralatan kamera drone untuk mendukung tim di lapangan. Penggunaan drone ini bertujuan untuk menjangkau area sungai yang sulit diakses melalui jalur darat maupun perahu, mengingat karakteristik Sungai Lae Ordi yang lebar dan berarus kuat.
Kepala Pelaksana BPBD Pakpak Bharat, Augusman Harapan Padang, ST, M.Si, menyampaikan apresiasinya atas bantuan armada tambahan ini.
”Hari ini kita mendapat support penuh dari Basarnas yang mengirimkan personel serta beberapa peralatan pendukung. Fokus utama kita adalah menyusuri aliran sungai tempat korban diduga terjatuh. Kami terus berharap dan berdoa agar korban segera ditemukan dalam keadaan selamat,” ujar Augusman pada Minggu (29/3/2026).
Kronologi Singkat Kejadian
Robet Sinamo dinyatakan hilang pada Kamis siang, 26 Maret 2026. Berdasarkan laporan warga, ia diduga kuat terjatuh ke aliran Sungai Lae Ordi.
Sungai Lae Ordi sendiri merupakan salah satu sungai terbesar dan paling strategis di Kabupaten Pakpak Bharat. Aliran sungai ini memiliki rute yang panjang:
Hulu: Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu.
Muara: Laut Singkil, Provinsi Aceh.
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Pakpak Bharat, Basarnas, TNI/Polri, serta relawan masyarakat setempat harus berhadapan dengan medan sungai yang menantang. Penyisiran kini dilakukan mulai dari titik dugaan awal jatuhnya korban hingga mengikuti arah arus menuju hilir.
Hingga berita ini diturunkan, tim masih terus melakukan penyisiran di sepanjang bantaran sungai. Masyarakat diimbau untuk turut memberikan informasi jika melihat tanda-tanda keberadaan korban di sepanjang aliran sungai.(harapan/wan)
- Penulis: infokitaid
