Masakan Istri Jadi Penyemangat Amsal Sitepu jelang Sidang Tuntutan
- account_circle infokitaid
- calendar_month Rab, 1 Apr 2026
- visibility 46

Amsal Cristy Sitepu, terdakwa Kasus Pembuatan Profil Desa saat bertemu dengan keluarga.(ist)
infokita.co, KARO – Pasca penangguhan penahanan di setujui oleh pengadilan Tipikor Medan, Amsal Cristy Sitepu, terdakwa Kasus Pembuatan Profil Desa pulang ke rumah, Selasa (31/03/2026) sore.
Didampingi tim relawan dari Hinca Panjaitan, Amsal tiba di kediamannya di Kabanjahe sekira pukul 22.10 WIB. Kepulangannya ke kediamannya, disambut hangat dan Penuh Haru oleh semua keluarga yang sudah menunggu sejak siang.
Amsal mengaku ia merasa sangat bahagia bisa kembali berkumpul bersama sanak keluarga usai penangguhan penahanannya dikabulkan.
Dirinya juga banyak mengucapkan sukur dan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantunya selama ini.
“Saya sangat bersyukur bisa berkumpul kembali bersama keluarga. Terimakasih kepada semua pihak, mulai dari bapak Presiden Prabowo Subianto, DPR RI, Komisi III, Kementerian Ekraf, dan semua pihak yang tak dapat saya sebutkan satu per satu,” ujar Amsal.
Selama proses hukumnya, Lanjutnya, ia terhitung sudah sekitar 131 hari menjalani masa tahanan di Rumah Tahanan Tanjung Gusta, Kota Medan.
Usai bisa pulang ke rumah setelah penahanannya bisa ditangguhkan, ia mengaku sangat senang bisa kembali berkumpul bersama keluarga terutama bertemu dengan sang istri Lovia br Sianipar.
“Sudah pasti saya sangat rindu dengan masakan istri saya. Biarpun masakan di dalam (Rutan) bukan tidak enak, tapi jauh lebih enak masakan istri saya. Nanti teman-teman bisa coba masakan istri saya,” ucapnya sambil tersenyum.
Diketahui, kepulangan Amsal ke rumahnya saat ini tak berlangsung lama.Dimana, diketahui besok Amsal dijadwalkan harus kembali datang ke PN Medan untuk menjalani proses persidangan dengan agenda tuntutan.
Sehingga, untuk memaksimalkan waktu dan berjaga agar besok tak terlambat datang ke persidangan, Amsal harus kembali ke Kota Medan malam ini juga.
Meskipun begitu, Amsal mengaku ia sudah sangat merasa senang bisa pulang ke rumah dan berkumpul besama keluarga meskipun hanya satu hingga satu setengah jam.
“Besok saya sidang Tuntutan, saya tetap mengikuti tahapan yang ada, jadi hanya sebentar di rumah. Tapi itulah tadi kebebasan sangat berarti, bukan hanya satu hari, bahkan satu menit sangat berarti,” pungkasnya. (wan)
- Penulis: infokitaid
