Gercep, Bupati Dairi Instruksikan Penanganan Longsor di Desa Jambur Indonesia
- account_circle infokitaid
- calendar_month Kam, 2 Apr 2026
- visibility 71

Tim BPBD melakukan penanganan darurat secara cepat dan terkoordinasi.(ist)
infokita.co, DAIRI – Pasca mendapat informasi bencana longsor yang terjadi di Desa Jambur Indonesia, Kecamatan Siempat Nempu Hilir, Senin (30/03/2026) lalu.
Bupati Dairi, Vickner Sinaga langsung Gerak Cepat (Gercep) menurunkan Tim BPBD bersama unsur Kecamatan ke lokasi.
Longsor yang terjadi mengakibatkan badan jalan amblas sepanjang 13 meter dengan lebar 3,5 meter dan kedalaman mencapai 8 meter. Jalan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan Kecamatan Buntu Raja dengan Kecamatan Siempat Nempu Hilir, sehingga penanganannya menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
Bupati Vickner Sinaga dalam pesannya menginstruksikan agar seluruh jajaran terkait segera turun ke lapangan untuk melakukan penanganan darurat secara cepat dan terkoordinasi. Ia juga menginstruksikan agar keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama, sekaligus memastikan akses jalan penghubung antar kecamatan dapat segera difungsikan kembali meski dalam kondisi sementara.
Menindaklanjuti instruksi Bupati tersebut, hari ini, Rabu 2 April 2026, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dairi Dekman Sitopu melaporkan bahwa tim BPBD sudah turun langsung ke lokasi bersama unsur Kecamatan, Pemerintah Desa, serta Masyarakat setempat. Penanganan juga mendapat dukungan dari anggota DPRD Kabupaten Dairi, Juangga Silaban.
Upaya darurat yang telah dilakukan meliputi pemasangan gorong-gorong sepanjang 7 meter serta pembangunan tiang-tiang penahan untuk mencegah longsor susulan. Tidak hanya itu, ada juga bantuan dari para tokoh Masyarakat berupa 8 truk sirtu.
Pemerintah Kabupaten Dairi menegaskan bahwa penanganan lanjutan akan segera dilakukan secara maksimal setelah kondisi cuaca memungkinkan, guna memastikan akses transportasi masyarakat kembali normal dan aman dilalui.
Berkat kerjasama lintas sektor ini, kondisi jalan kini sudah dapat dilalui oleh kendaraan roda dua, meskipun belum sepenuhnya optimal akibat faktor cuaca yang masih kurang bersahabat karena curah hujan yang cukup tinggi. Semoga 2 atau 3 hari kedepan, kondisi jalan sudah membaik tentunya dengan dukungan cuaca yang baik juga,”tandas Dekman. (wan)
- Penulis: infokitaid
