Dukung Ketahanan Pangan, Bupati Samosir Salurkan 23,5 Ton Bibit Jagung dan Alsintan
- account_circle infokitaid
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 3

Bupati Samosir saat menyerahkan bantuan bibit jagung kepada petani.(ist)
SAMOSIR, infokita.co — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir terus menunjukkan komitmen nyatanya dalam mendongkrak kesejahteraan masyarakat petani. Komitmen ini diwujudkan lewat penyerahan puluhan ton bantuan bibit jagung dan alat mesin pertanian (alsintan) di Kompleks Dinas Ketapang, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Samosir, Rabu (29/7/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyerahkan secara langsung bantuan sebanyak 23.550 kg (23,5 ton) bibit jagung varietas KH 1/Piton untuk 189 kelompok tani di 9 kecamatan. Bantuan ini ditargetkan mampu mencakup pengembangan lahan pertanian seluas 1.570 hektar.
Selain bibit, Pemkab Samosir juga menyalurkan bantuan 5 unit power thresher (mesin perontok jagung) kepada 5 kelompok tani. Seluruh Bantuan ini merupakan hasil sinergi dan pengusulan Pemkab Samosir kepada Kementerian Pertanian RI Tahun Anggaran 2026.
Respons Aspirasi Warga dan Dukung Program Nasional
Dalam arahannya, Bupati Vandiko menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan murni aspirasi dan kebutuhan yang diusulkan oleh kelompok tani.
“Usulan petani saya bawa langsung ke pemerintah pusat. Atas perhatian Bapak Presiden Prabowo Subianto, kebutuhan ini dapat diakomodir dan kita bagikan hari ini,” ujar Vandiko di hadapan para perwakilan kelompok tani.
“Usulan petani saya bawa langsung ke pemerintah pusat. Atas perhatian Bapak Presiden Prabowo Subianto, kebutuhan ini dapat diakomodir dan kita bagikan hari ini,” ujar Vandiko di hadapan para perwakilan kelompok tani.
Vandiko berharap bantuan stimulan ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung program Asta Cita Presiden RI di bidang ketahanan pangan, sekaligus meningkatkan taraf perekonomian para petani di Kabupaten Samosir.
Ia menekankan bahwa persaingan daerah untuk mendapatkan alokasi bantuan dari pusat sangat ketat. Oleh karena itu, ia meminta seluruh kelompok tani penerima untuk serius mengelola dan membagikannya secara adil kepada anggota.
Guna memastikan keberhasilan program ini, Pemkab Samosir memastikan tidak akan melepas para petani begitu saja. Pengawasan dan pendampingan intensif akan terus dilakukan di lapangan.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketapang, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Samosir, Tumiur Gultom, menjelaskan bahwa pada tahun sebelumnya (2025), Pemkab Samosir telah menyalurkan 31 ton bibit jagung varietas serupa dengan capaian produktivitas panen berkisar antara 3,5 hingga 10 ton per hektar.
“Para Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) akan kami turunkan secara langsung untuk melakukan pendampingan dan pengawasan. Kami optimistis hasil panen tahun ini dapat meningkat melebihi capaian tahun sebelumnya,” pungkas Tumiur.
Acara ini turut dihadiri oleh Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang, Staf Ahli Bupati, jajaran pimpinan OPD terkait, serta perwakilan kelompok tani penerima bantuan dari seluruh kecamatan di Kabupaten Samosir.
Reporter: Iwan
Editor: Gib
- Penulis: infokitaid
