Hari Keempat, Pencarian Rudi Simanjuntak dan Risma Tumangger Nihil
- account_circle infokitaid
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 72

Tim SAR melakukan pencarian Pasangan Suami istri yang menjadi korban kecelakaan tunggal di Dusun Lae Ikan, Kabupaten Pakpak Bharat.(ist)
infokita.co, PAKPAK BHARAT – Hari Keempat, Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Pakpak Bharat, Basarnas, Tagana, TNI/Polri, serta BPBD Kota Subulussalam masih melakukan pencarian Pasangan Suami istri (Pasutri) yang menjadi korban kecelakaan tunggal di Dusun Lae Ikan, Kabupaten Pakpak Bharat.
Korban atas nama Rudi Simanjuntak dan Risma Tumangger dilaporkan hilang setelah Innova yang mereka tumpangi jatuh ke aliran Sungai Lae Kombih pada 30 Maret lalu.
Berdasarkan hasil briefing di Posko I (Pakpak Bharat) dan Posko II (Sikelang), telah menetapkan langkah-langkah intensif untuk mempercepat proses penemuan.
Upaya Pencarian Udara dan Air
Hingga hari ini, tim gabungan menerapkan strategi pencarian komprehensif melalui jalur udara dan air:
Penyisiran Udara dengan Drone, Tim Basarnas mengerahkan alat drone untuk menyisir area sepanjang 2 Km dari titik jatuhnya mobil hingga mencapai perbatasan Sumatera Utara dengan Aceh (Gajah Putih).
Kemudian Operasi Arung Jeram, Tim gabungan BPBD Pakpak Bharat dan Kota Subulussalam bersama Basarnas melakukan penyisiran langsung di aliran sungai menggunakan perahu karet (Arung Jeram). Fokus penyisiran air ini dilakukan mulai dari titik Lae Kedabuhen menuju Sikelang.
Diketahui, Peristiwa tersebut terjadi pada 30 Maret lalu, saat Mobil yang membawa pasutri itu mengalami kecelakaan tunggal dan terjun ke dalam jurang yang dialiri Sungai Lae Kombih yang cukup deras. (Harapan)
- Penulis: infokitaid
